GREAT HOTELS ROOM

Thursday, June 13, 2013

antrian calon jamaah haji Indonesia yang kini bisa mencapai 10 tahun, di beberapa tempat bisa molor jadi 15 tahun.




Antrian Lebih panjang akan dialami calon jemaah haji Indonesia, pasalnya pemerintah
Atab Saudi tahun ini akan mengurangi kuota haji untuk negara di seluruh dunia sekitar 20% termasuk Indonesia. Sehingga antrian calon jamaah haji Indonesia yang kini bisa mencapai 10 tahun, di beberapa tempat bisa molor jadi 15 tahun.

Akibat kebijakan ini menurut Direktur Jenderal Urusan Haji Deparyemen Agama Indonesia Angito Abimanyu mereka yang sudah pernah naik haji akan dicoret, dan mereka yag sudah usia lanjut untuk menunda keberangkatannya. ‘’Fisik mereka yang sudah lanjut usia akan terganggu dengan semakin padatnya Masjidil Haram yang tahun ini diperluas lagi,’’ kata dia.

Menteri Agama, Suryadharma Ali mengumumkan, Pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota jamaah haji Indonesia 2013 sebesar 20 persen atau 42.200 orang.

Sehingga jamaah haji Indonesia yang bisa berangkat ke Tanah Suci pada 2013 turun dari 211.000 jamaah menjadi 168.800 jamaah.

"Kami mengimbau kepada calon jamaah haji yang telah melunasi dan mendapat porsi haji 2013 yang berjumlah 180.000 orang bersabar menunggu kebijakan Kemenag, setelah pembahasan dengan pihak pemerintah Saudi, beri kami waktu dua minggu," kata Menag Suryadarma Ali di Jakarta, Rabu (12/6).
Namun, kepada calon jamaah haji yang kemungkinan akan terkena kebijakan Pemerintah Saudi sehingga tak jadi berangkat, pihaknya menjamin kepastian mereka untuk mendapat alokasi kuota keberangkatannya pada 2014 tanpa, dikenakan biaya tambahan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) bila terjadi selisih lebih.

"Menteri Agama atas nama pemerintah Indonesia akan segera membahas langsung dan upaya diplomasi dengan pemerintah kerajaan Arab Saudi, khususnya dengan Menteri Hajinya dan pihak terkait mengenai kebijakan ini serta memohon dispensasi," tuturnya.

Kebijakan Pemerintah Arab Saudi itu berdasarkan surat Kementerian Haji Arab Saudi pada Kamis 6 Juni 2013 yang menyebut penyebab pengurangan itu adalah keterlambatan penyelesaian rehabilitasi Masjidil Haram, dan demi menjamin keselamatan jamaah haji.

Pemerintah Saudi tidak hanya mengurangi kuota jamaah haji Indonesia saja, ujarnya, tetapi kuota haji seluruh negara pengirim jamaah haji di dunia, yakni sebesar 20 persen dari kuota dasar sesuai kesepakatan negara Organisasi Konferensi Islam (OKI).

"Keterlambatan rehabilitasi Masjidil Haram berakibat p
ada berkurangnya kapasitas daya tampng tempat tawaf yang semula dapat menampung jamaah sebanyak 48.000 jamaah per jam jadi tinggal 22.000 jamaah per jam," paparnya.
Pengurangan kuota haji itu, kata Suryadharma, akan diberlakukan secara proporsional untuk semua provinsi. Namun, lebih diutamakan kepada jamaah yang masih muda agar memberi kesempatan kepada jamaah yang sudah berusia lanjut lebih dulu.

Jemaah haji Indonesia akan dikurangi sebanyak 40 ribu orang atau sekitar 20 persen dari total jemaah haji Indonesia mulai tahun ini.

"Ada surat dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia. Jadi ada rencana pemerintah Arab Saudi untuk memotong jumlah jemaah haji Indonesia sebesar 40 ribu orang," kata Ketua Komisi VIII DPR RI, Ida Fauziah, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Ida menyebutkan, adanya pengurangan jemaah haji tersebut karena saat ini tengah dilakukan renovasi di sekitar areal ibadah Masjidil Haram, Mekkah.

"Alasan pengurangan itu karena pembangunan di sekitar Masjidil Haram yang belum selesai sehingga areal ibadah di sekitar Masjidil Haram akan jadi persoalan," kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Oleh karena itu, Komisi VIII DPR RI akan meminta Direktrorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama untuk menjelaskan hal tersebut.

"Bagaimana caranya mengantisipasi. Harus ada langkah dari pemerintah agar pemotongan itu tidak menimbulkan persoalan. Kita berharap pemerintah, khususnya Kementerian Agama melakukan upaya lobi," kata Ida. .....


Pemotongan jumlah jemaah haji akan berdampak kepada daftar tunggu jemaah haji di Tanah Air.
"Waiting list kita sudah 12 tahun. Kalau dipangkas 40 ribu orang, calon yang sudah masuk waiting list dan sudah siap berangkat, akan tertunda. Semakin panjang daftar tunggunya," kata Ida Fuaziah.

No comments:

Post a Comment