!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Friday, February 6, 2015

Dua mesin pesawat TransAsia 'mati', 19 orang ditemulan tewas

Dua mesin pesawat TransAsia 'mati', 19 orang ditemulan tewas

Pesawat jatuh di Sungai Keelung dalam penerbangan ke Pulau Kinmen.
Dewan Keselamatan Penerbangan Taiwan mengatakan kedua mesin pesawat terbang TransAsia Airways yang jatuh pekan ini gagal bekerja.
Berdasarkan data kotak hitam, aliran listrik ke kedua mesin pesawat putus. Pilot berusaha mematikan dan menghidupkan lagi mesin-mesin tetapi usaha tersebut gagal.
"Mesin pertama mengalami masalah 37 detik setelah lepas landas pada ketinggian 1.200 kaki," kata Direktur Dewan Keselamatan Penerbangan, Thomas Wang.
Jenazah pilot, Liao Chien-tsung, ditemukan dalam keadaan masih memegang tuas kendali.
Pilot tersebut mendapat banyak pujian atas usahanya untuk menyelamatkan pesawat dan menghindari jatuhnya korban di darat, di antaranya dengan melakukan manuver di antara gedung-gedung apartemen sebelum pesawat menabrak jembatan layang dan jatuh ke Sungai Keelung, Rabu (04/02).
Penerbangan pesawat baling-baling TransAsia dengan nomor penerbangan GE235 membawa 58 penumpang dan awal kapal, setidaknya 35 orang tewas. Lima belas orang selamat dan delapan jenazah belum ditemukan sejauh ini.
Pesawat bertolak dari Bandara Songshan, Taipei, menuju Pulau Kinmen.

Korban tewas pesawat TransAsia setidaknya 19 orang

Pesawat TransAsia menghantam jalan layang sebelum masuk ke Sungai Keelung.
Setidaknya 19 orang tewas setelah pesawat penumpang TransAsia menghantam jalan layang dan jatuh ke sungai di Taiwan, hari Rabu (04/02).
Tim penyelamat berusaha membebaskan korban yang masih terperangkap di badan pesawat, yang saat ini hampir seluruhnya terendam air di Sungai Keelung.
Tayangan televisi memperlihatkan beberapa penumpang yang selamat berenang meninggalkan badan pesawat dan dilaporkan korban yang selamat sekitar 15 orang.
Pernyataan yang dikeluarkan TransAsia menyebutkan satu orang dipastikan sudah pulang dari rumah sakit, namun mereka tidak menjelaskan jumlah total korban yang selamat.
Mereka mengatakan sekurangnya 20 orang belum diketahui keberadaannya. Pesawat ini mengangkut 58 orang dengan tujuan Kepulauan Kinmen, yang terletak di tenggara kota Cina Xiamen.
Tim SAR
Tim SAR mencoba membebaskan para penumpang yang diperkirakan terperangkap di badan pesawat.
Rekaman video yang diambil seorang pengemudi kendaraan menunjukkan pesawat tersebut turun dengan tajam sebelum sayapnya menghantam jalan layang, tidak lama setelah lepas landas dari bandar udara Songshan di Taipei untuk penerbangan domestik.
Sekitar 30 penumpang pesawat diperkirakan adalah wisatawan dari Cina daratan.

Bagi maskapai penerbangan TransAsia ini adalah kecelakaan kedua dalam beberapa bulan terakhir. Juli lalu pesawat mereka jatuh karena cuaca buruk menewaskan 48 orang. (BBC)

No comments:

Post a Comment