!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Monday, March 24, 2014

.Berlomba dengan waktu mencari kotak hitam MH370, Cuaca buruk hentikan sementara pencarian MH370

.Berlomba dengan waktu mencari kotak hitam MH370, Cuaca buruk hentikan sementara pencarian MH370


 Wahana canggih AS Towed Pinger Locator 25 dan unsur bantuan dari berbagai negara kini berlomba dengan waktu untuk menjejak kotak hitam pesawat Malaysia Airlines MH370 yang sinyalnya akan mati setelah 30 hari.

Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo mengatakan para pencari akan berkonsentrasi untuk menemukan titik lokasi kotak hitam MH370 itu dengan mengukur kecepatan angin, kekuatan arus bawah air, dan metode ukur lainnya.dari lokasi jatuhnya pesawat.

Oleh karena itu, lokasi jatuhnya MH370 harus dipastikan terlebih dahulu. Lokasi serpihan-serpihan pesawat yang  yang dinyatakan berada di selatan Samudera Hindia, atau sebelah barat Perth, Australia, kata Dudi, belum tentu menjadi lokasi jatuhnya MH370.

"Kemarin, dinyatakan puing-puing ditemukan, tetapi harus dicari lagi diumana jatuhnya pesawat itu. Bukan berarti lokasi puing itu merupakan lokasi jatuhnya pesawat," ujar Dudi kepada ANTARA News di Jakarta, Selasa.

Jika dihitung sejak tanggal 8 Maret 2014 atau ketika pesawat itu dinyatakan hilang, kemungkinan besar sisa waktu baterai di kotak hitam yang memancarkan sinar ultrasonik itu tinggal sekitar 13 hari lagi.

Dudi merujuk pada kecelakaan pesawat yang pernah menimpa Airbus A330-200 milik Air France yang jatuh ke Samudra Atlantik pada 2009.

Saat itu, untuk mengangkat kotak hitam Air France, yang sedianya terbang dari Rio de Jenairo ke Paris, diperlukan waktu bertahun-tahun. Namun lokasi kotak hitam itu sudah dapat ditemukan sebelum daya tahan baterai itu habis.

"Yang penting bukan pengangkatan kotak hitamnya, tapi lokasinya terlebih dahulu. Untuk mengangkat kotak hitam itu memang dibutuhkan alat-alat teknis lainnya," ujar dia.

Satu kasus lagi yakni jatuhnya pesawat Adam Air pada 2007 yang bertolak dari Surabaya ke Makassar, Indonesia. Menurut Dudi terdapat "keanehan" dalam kasus Adam Air. Sinyal ultrasonik yang dipancarkan dari baterai kotak hitam Adam Air saat itu, kata dia, mampu bertahan hingga dua bulan.

Namun, Dudi tidak ingin berspekulasi terkait kemungkinan MH370 juga bisa bernasib serupa dengan Adam Air.

"Tidak bisa berspekulasi, data pastinya, semua menunggu dari tim pencari," ujarnya.

Setelah Malaysia mengumumkan pada Senin malam, bahwa penerbangan MH370 berakhir di Samudra Hindia, pencarian berskala multinasional terus dilakukan.

Angkatan Laut Amerika Serikat misalnya telah menyebar Towed Pinger Locator 25 atau alat khusus pencari black box (kotak hitam) pesawat MH370 di Samudera Hindia. Alat khusus pencari kotak hitam itu dikabarkan bisa menyelam ke dalam laut hingga kedalaman 20.000 kaki atau sekitar 6.000 meter.

 Pejabat Otorita Keselamatan Maritim Australia (AMSA) pada Selasa mengumumkan, cuaca buruk akibat terpaan badai Gillian dan gelombang besar di Samudera Hindia selatan membuat pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 dihentikan sementara.

AMSA dipercaya puluhan negara untuk memimpin pencarian MH370, yang dinyatakan Malaysia Airlines hilang sejak 8 Maret 2014, layaknya dikutip BBC News mengumumkan bahwa cuaca buruk membuat armada pesawat pencari tidak bisa terbang secara aman.

Dalam pernyataan persnya, AMSA juga mengumumkan bahwa telah dilakukan penilaian risiko "dan menetapkan bahwa kondisi cuaca saat ini akan membuat kegiatan pencarian udara dan laut berbahaya dan menimbulkan risiko bagi awak ".

Selain itu, "AMSA telah menghentikan semua kegiatan di kawasan laut dan operasi pencarian udara untuk hari ini karena kondisi cuaca tersebut."

Namun demikian, badan otoritas tersebut mengemukakan, operasi pencarian MH370 dilanjutkan pada Rabu, jika kondisi cuaca memungkinkan.

Sebelumnya, Pemerintah Tiongkok menuntut Pemerintah Malaysia untuk membagikan data satelit yang dimiliki dari sejumlah pihak, karena Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Tun Razak pada Senin (24/3) menyampaikan bahwa pesawat MH370 jatuh di Samudera Hindia selatan.

Sebanyak 227 dari 239 penumpang MH370 rute penerbangan Kuala Lumpur menuju Beijing itu adalah warga negara Tiongkok. Selain itu, ada tujuh warga negara Indonesia.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Xie Hangsheng meminta "bukti terinci " setelah Najib Tun Razak mengatakan, data satelit menunjukkan pesawat itu berakhir perjalanannya di laut terpencil barat dari Australia.

Pernyataan Najib, menurut Pemerintah Tiongkok, membuat beberapa kerabat penumpang  skeptis terhadap kesimpulan di saat pesawat belum ditemukan.

"Kami menuntut pihak Malaysia menyampaikan bukti rinci yang membawa mereka ke kesimpulan ini, dan kami minta semua informasi yang relevan maupun bukti tentang analisis data satelitmya, " kata Xie, yang diumumkan melalui laman Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Xie menambahkan, "Pencarian dan penyelamatan kerja tidak bisa berhenti sekarang. Kami menuntut pihak Malaysia terus menyelesaikan semua pekerjaan, termasuk pencarian dan penyelamatan."

Angkatan Udara Tiongkok telah melibatkan pesawat Ilyushin Il - 76 dalam operasi gabungan pencarian MH370 yang berbasis di Bandar Udara Internasional Perth, Australia

No comments:

Post a Comment