!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Monday, March 24, 2014

.Turki Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah, karena melanggar wilayah udara

.Turki Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah, karena melanggar wilayah udara

Turki menembak jatuh sebuah pesawat tempur Suriah, Minggu, karena melanggar wilayah udara negara mereka. Kejadian tersebut meningkatkan ketegangan di sepanjang daerah perbatasan menyusul janji Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk mengambil posisi berseberangan dari Presiden Suriah, Bashar Assad, sepekan menjelang pemilihan umum.

Siang itu, jet tempur F-16 milik Turki melumpuhkan MIG-23 milik Suriah dengan sebuah roket setelah pesawat lawan tak menggubris empat peringatan untuk meninggalkan wilayah udara Turki, demikian keterangan dari angkatan bersenjata Turki dari Ankara.

Pesawat MIG itu ditembak saat masih berada di wilayah udara Suriah tak jauh dari perbatasan Turki. Ankara memang telah mengumumkan akan lebih agresif, setelah pasukan komando Assad menjatuhkan pesawat intai Turki pada Juni 2012.

Stasiun televisi Turki menayangkan gambar jet yang terjatuh. Ini kali pertama Turki menembak jatuh sebuah jet Suriah sejak kemelut di negara tetangganya itu bermula lebih dari tiga tahun lalu. Menurut Damaskus, pilot MIG berhasil melontarkan diri sesaat sebelum pesawat menyentuh tanah.

“Jika Anda melanggar wilayah udara [Turki], kami akan mengambil tindakan keras,” ujar Erdogan.

Langkah itu sepertinya akan meningkatkan ketegangan di perbatasan kedua negara, yang menjadi basis dukungan pasukan pemberontak Suriah. Damaskus mengecam serangan Suriah dan menuntut pemerintahan Erdogan “mengakhiri agresi dan dukungan bagi terorisme.”

Erdogan sendiri tengah dihujani kritik dari dalam dan luar negeri, menyusul keputusannya melarang Twitter pada Kamis petang. Menurutnya, laman microblogging itu gagal mematuhi perintah pengadilan untuk menghapus konten. Atas langkah itu, pihak oposisi menyebut Erdogan diktator.

“Twitter mengabaikan [perintah pengadilan] dan insiden itu dilaporkan kepada saya,” ujar Erdogan di hadapan ratusan ribu pendukungnya, Minggu. “Saya meminta agar [pemerintah] mengambil tindakan apapun yang dianggap perlu.”

Partai oposisi utama Turki, Partai Rakyat Republik, menanggapi berita jatuhnya pesawat Suriah dengan melempar kritik. Menurut mereka, pemerintah menerapkan politik luar negeri yang gegabah dan membahayakan negara. Partai itu menuduh Erdogan berusaha mengalihkan perhatian rakyat menjelang pemilihan umum pada 30 Maret.WSJ

No comments:

Post a Comment