![]() |
| Demonstran memakai topeng Sombat dalam aksi protes |
Polisi Thailand menangkap seorang aktivis anti-kudeta populer karena melanggar perintah untuk melapor ke junta militer berkuasa.
Sombat Boongamanong, yang memimpin kampanye online untuk mengadakan aksi unjuk rasa terhadap kudeta tersebut ditangkap pada Kamis malam (05/06) di provinsi Chonburi.
Ratusan orang ditangkap setelah kudeta tetapi sebagian besar telah dibebaskan.
Sementara itu, para penyidik korupsi telah memperluas penyelidikan mereka atas mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dan menyelidiki aset-aset pribadinya.
Investigasi Komisi Anti Korupsi Nasional terkait dengan Klik skema subsidi beras dimana pemerintah menjual beras dari petani dengan harga mahal untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Komisi itu sudah mendakwa Yingluk dengan tuduhan Klik melalaikan tugas dan mengatakan ia mengacuhkan nasehat bahwa skema itu berpotensi membuang-buang uang dan menjadi ladang korupsi.
Yingluck ditangkap bulan lalu di sebuah lokasi rahasia saat para pemimpin kudeta militer mengambil alih kekuasaan di Thailand.
Juru bicara militer Sirichan Ngathong mengatakan tim Angkatan Darat telah melacak Sombat di internet.
Sombat sebelumnya dipanggil oleh junta yang berkuasa untuk menyerahkan diri, namun ia justru menulis pesan di Facebook yaitu "Tangkap saya kalau Anda bisa."
Wartawan BBC Jonathan Head di Bangkok melaporkan Sombat sebelumnya memimpin kelompok pro-demokrasi bernama Minggu Merah. BBC

No comments:
Post a Comment