!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Wednesday, December 24, 2014

Muhammadiyah Dukung Jokowi Terapkan Hukuman Mati

Muhammadiyah Dukung Jokowi Terapkan Hukuman Mati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PP Muhammadiyah mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalankan hukuman mati bagi pengedar narkoba. Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Malik Fajar saat menerima Presiden Jokowi di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/12).

"Muhammadiyah mendukung sepenuhnya dilaksanakan hukuman mati terhadap kejahatan narkoba," ucap Malik usai pertemuan. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin tidak ikut hadir dalam pertemuan tersebut karena sedang berada di luar kota.

Menurut Malik, hukuman mati adalah balasan setimpal bagi pengedar narkoba yang telah merusak masa depan banyak generasi muda. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menambahkan, dalam sehari ada ada 40 sampai 50 generasi muda Indonesia yang meninggal akibat narkoba. Karenanya, Jokowi mengatakan, tak ada ampunan bagi pengedar barang haram tersebut.


Ia meyakini, hukuman mati tak akan mengganggu diplomasi yang dilakukan Indonesia terkait TKI yang juga terancam hukuman mati di luar negeri. Meskipun saat ini ada sekitar 265 TKI yang terancam hukuman mati di luar negeri karena berbagai kasus.

No comments:

Post a Comment