![]() |
| Lima orang yang terlibat diduga meledakan diri mereka sendiri. |
Lima orang yang terlibat dalam serangan di kawasan Xinjiang, Cina, mengakhiri hidupnya dengan "meledakkan diri" dalam serangan, demikian dilaporkan media Cina.
Serangan Klik yang terjadi Kamis (22/05) di pasar Urumqi, ibu kota kawasan Xinjiang, menewaskan 31 orang dan melukai 90 korban lainnya.
Ketika itu dua kendaraan melaju melintasi kerumunan dan melemparkan bahan peledak. Salah satu mobil kemudian meledak.
Cina mengatakan serangan itu sebagai "insiden terorisme", sementara AS menyebutnya sebagai "tindak kekerasan yang keterlaluan terhadap warga sipil yang tak berdosa".
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon mengatakan "tidak ada pembenaran apapun untuk tindakan pembunuhan sipil."
Laporan media milik negara Global Times, menyebut mereka "mendapat informasi bahwa lima tersangka yang ikut dalam serangan teroris meledakkan diri mereka."
Polisi kini sedang menyelidiki apakah mereka punya kaki tangan, tambah surat kabar itu.
Belum jelas apakan lima orang ini sudah dihitung masuk dalam total jumlah korban.
Wartawan BBC John Sudworth di Urumqi mengatakan pengamanan ketat dilakukan di lokasi kejadian.
Beberapa toko sudah dibuka kembali dan ada beberapa indikasi keadaan kembali normal, tapi trauma atas kebrutalan yang terjadi di sini tetap ada.BBC

No comments:
Post a Comment