!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Sunday, December 8, 2013

27 orang ditangkap terkait rusuh di Singapura

27 orang ditangkap terkait rusuh di Singapura

 27 orang berlatar Asia Selatan ditangkap polisi terkait kerusuhan pada Minggu malam di kawasan Little India, Singapura.

Siaran pers kepolisian Singapura menyebutkan kerusuhan yang melibatkan sekitar 400 orang itu dipicu tewasnya satu orang akibat ditabrak bus di persimpangan Race Course Road dan Hampshire Road.

Korban meninggal dalam kecelakaan adalah seorang berusia 33 tahun berwarga negara India.

Pengemudi bus  cedera dan masih dirawat di rumah sakit.

Polisi mengatakan ada lima kendaraan polisi dan satu ambulans yang rusak selama kerusuhan  yang meletus sekitar pukul 09.23 malam hari Minggu.

Beberapa lagi kendaraan pribadi  juga dirusak, tulis siaran pers polisi.

Ng Joo Hee, Komisaris di Kepolisian Singapura, mengatakan kerusuhan tersebut dapat dipadamkan oleh polisi dalam waktu satu jam sejak kabar diterima aparat.

Sebanyak 300 petugas telah dikerahkan guna menangani kerusuhan itu, demikian laporan kantor berita Xinhua.

Polisi mengatakan 10 personelnya cedera, tujuh di antara mereka dirawat di rumah sakit.

"Kami menangani peristiwa ini dengan sangat sungguh-sungguh, dan kami telah menganggap kekacauan tersebut sebagai kerusuhan yang melibatkan senjata berbahaya. Kami tak membuang-buang waktu untuk menangkap mereka yang terlibat," kata Ng Joo Hee.

Petinggi kepolisian itu menambahkan tak satu tembakan dilepaskan oleh personel polisi selama kerusuhan itu.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Singapura Teo Chee Hean mengatakan pemerintah "takkan mentolerir prilaku melanggar hukum semacam itu".

Ia meminta masyarakat agar tenang dan tidak berspekulasi mengenai kejadian tersebut.

Ia juga menekankan pemerintah akan menangani semua segi peristiwa itu dan semua orang yang terlibat "dengan  tegas, dan sepenuhnya sesuai hukum".

Kerusuhan adalah hal yang jarang terjadi selama empat dasawarsa terakhir, kata polisi Singapura

 27 orang berlatar Asia Selatan ditangkap polisi terkait kerusuhan pada Minggu malam di kawasan Little India, Singapura.

Siaran pers kepolisian Singapura menyebutkan kerusuhan yang melibatkan sekitar 400 orang itu dipicu tewasnya satu orang akibat ditabrak bus di persimpangan Race Course Road dan Hampshire Road.

Korban meninggal dalam kecelakaan adalah seorang berusia 33 tahun berwarga negara India.

Pengemudi bus  cedera dan masih dirawat di rumah sakit.

Polisi mengatakan ada lima kendaraan polisi dan satu ambulans yang rusak selama kerusuhan  yang meletus sekitar pukul 09.23 malam hari Minggu.

Beberapa lagi kendaraan pribadi  juga dirusak, tulis siaran pers polisi.

Ng Joo Hee, Komisaris di Kepolisian Singapura, mengatakan kerusuhan tersebut dapat dipadamkan oleh polisi dalam waktu satu jam sejak kabar diterima aparat.

Sebanyak 300 petugas telah dikerahkan guna menangani kerusuhan itu, demikian laporan kantor berita Xinhua.

Polisi mengatakan 10 personelnya cedera, tujuh di antara mereka dirawat di rumah sakit.

"Kami menangani peristiwa ini dengan sangat sungguh-sungguh, dan kami telah menganggap kekacauan tersebut sebagai kerusuhan yang melibatkan senjata berbahaya. Kami tak membuang-buang waktu untuk menangkap mereka yang terlibat," kata Ng Joo Hee.

Petinggi kepolisian itu menambahkan tak satu tembakan dilepaskan oleh personel polisi selama kerusuhan itu.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Singapura Teo Chee Hean mengatakan pemerintah "takkan mentolerir prilaku melanggar hukum semacam itu".

Ia meminta masyarakat agar tenang dan tidak berspekulasi mengenai kejadian tersebut.

Ia juga menekankan pemerintah akan menangani semua segi peristiwa itu dan semua orang yang terlibat "dengan  tegas, dan sepenuhnya sesuai hukum".

Kerusuhan adalah hal yang jarang terjadi selama empat dasawarsa terakhir, kata polisi Singapura

Kerusuhan yang terjadi di distrik Little India, Singapura, Minggu malam, diduga dipicu oleh tewasnya seorang pekerja asing akibat tertabrak sebuah bus non-angkutan umum.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa massa membakar kendaraan-kendaraan dan bentrok dengan polisi.

Cuplikan rekaman di televisi menunjukkan massa menghancurkan kaca bus dan setidaknya tiga kendaraan polisi digulingkan.

Polisi Singapura menyebutkan kerusuhan itu dipicu tabrakan fatal lalu-lintas.

"Tidak lama setelah itu, kerusuhan meledak dengan sekitar 400 orang yang merusak lima kendaraan polisi dan satu ambulans," tulis Singapore Police Force dalam pernyataan. Mereka juga menyebut bahwa sepuluh polisi luka-luka.

Reuters menulis bahwa Little India biasanya pada hari Minggu menjadi kawasan padat.

Banyak pekerja bangunan asal Bangladesh dan India berkumpul di distrik itu untuk menghabiskan hari libur.

Kerusuhan adalah hal langka di Singapura. Negara itu punya hukum yang keras terhadap kerusuhan dengan penjara maksimal tujuh tahun dan hukum cambuk.

"Kejadian ini adalah hal serius karena mengakibatkan orang luka dan rusaknya fasilitas umum," kata Deputi Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Singapura, Teo Chee Hean.

Polis melaporkan bahwa pada pukul 01.00 Senin (Minggu pukul 24.00 WIB) situasi telah terkendali.

No comments:

Post a Comment