!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Friday, January 31, 2014

Bomb kills three soldiers in Pakistan


Bomb kills three soldiers in Pakistan

A bomb blast on Friday killed at least three paramilitary soldiers and wounding four others in the southwestern province of Baluchistan, Pakistan.

Roadside bomb struck a patrol vehicle in the area Jahoo, remote districts Awaran, separatist rebel stronghold ravaged large earthquake in September last year.

Baluchistan, which borders Iran and Afghanistan, filled with separatists and Islamic militants and sectarian bloodshed.

"At least three soldiers were killed and four others injured, two of them in serious condition when a bomb exploded planted by criminals on the street," said Frontier Corps spokesman Abdul Wasay told AFP.

Pakistani officials accuse Baluch rebels, who have waged a bloody separatist struggle low level for a decade, as "criminals".

No parties immediately claimed responsibility for the attack.

Bom tewaskan tiga tentara di Pakistan


Bom tewaskan tiga tentara di Pakistan

Sebuah ledakan bom pada Jumat menewaskan sedikitnya tiga prajurit paramiliter dan melukai empat orang lainnya di provinsi barat daya Baluchistan, Pakistan.

Bom pinggir jalan menghantam sebuah kendaraan patroli di wilayah Jahoo, kabupaten terpencil Awaran, kubu pemberontak separatis yang dilanda gempa bumi besar pada September tahun lalu.

Baluchistan, yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan, penuh dengan separatis dan gerilyawan Islam dan pertumpahan darah sektarian.

"Setidaknya tiga tentara tewas dan empat lainnya terluka, dua dari mereka dalam kondisi serius ketika sebuah bom yang ditanam oleh penjahat meledak di pinggir jalan," kata juru bicara Korps Perbatasan Abdul Wasay kepada AFP.

Para pejabat Pakistan menuduh pemberontak Baluch, yang telah melancarkan perjuangan separatis berdarah tingkat rendah selama satu dekade, sebagai "penjahat".

Tidak ada pihak-pihak yang segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Three Cambodian boy killed in old mortar blast



Three Cambodian boy killed in old mortar blast

A 60 mm mortar exploded in northern Cambodia on Thursday afternoon, killing two boys and a girl, police said.

Victims aged eight to 13 years, said Pheng Lun, police chief Por rural residents, where the accident occurred, reported Xinhua.

"The victim found the mortar when they graze cattle in the fields, and they use stones to throw at the thing, which then triggered the explosion," he said, adding that two of the victims were siblings.

Mortars that are leftover during the time of war, he said.

Landmines and artillery weapons are still active have killed 22 people and wounded 89 others in 2013, according to the Cambodian Mine Action Authority which aired earlier this week.

Landmines and weapons that are still active mostly found in Southeast Asia. There are an estimated 4 million to 6 million land mines and other munitions left over from three decades of war and internal conflict that ended in 1998.

Heng Ratana, director general of the Cambodia Mine Action Center, said that more than three million landmines and artillery are still active has been removed and destroyed.

Cambodia is seeking funding of about 50 million U.S. dollars a year until 2020 to fully get rid of all types of anti-personnel mines.

Tiga bocah Kamboja tewas dalam ledakan mortir tua



Tiga bocah Kamboja tewas dalam ledakan mortir tua

Sebuah mortir 60 mm meledak di bagian utara Kamboja pada Kamis sore, menewaskan dua bocah laki-laki dan seorang anak perempuan, kata polisi setempat.

Korban berusia delapan hingga 13 tahun, kata Pheng Lun, kepala polisi warga pedesaan Por, tempat kecelakaan itu terjadi, seperti dilaporkan Xinhua.

"Para korban menemukan mortir saat mereka menggembalakan ternak di sawah, dan mereka menggunakan batu-batu untuk melempari benda tersebut, yang kemudian memicu ledakan," katanya, dan menambahkan bahwa dua dari korban adalah saudara kandung.

Mortir-mortir itu adalah sisa selama waktu perang, katanya.

Ranjau darat dan senjata artileri yang masih aktif telah menewaskan 22 orang dan melukai 89 lainnya pada tahun 2013, demikian menurut laporan Cambodian Mine Action Authority yang disiarkan awal pekan ini.

Ranjau darat dan senjata yang masih aktif banyak ditemui di Asia Tenggara. Diperkirakan terdapat 4.000.000-6.000.000 ranjau darat dan amunisi lainnya yang tersisa dari tiga dekade perang dan konflik internal yang berakhir pada 1998.

Heng Ratana, direktur umum Cambodia Mine Action Center, mengatakan bahwa lebih dari tiga juta ranjau darat dan artileri yang masih aktif telah diangkat dan dihancurkan.

Kamboja tengah mencari dana sekitar 50 juta dolar AS tahun sampai tahun 2020 untuk menyingkirkan sepenuhnya semua jenis ranjau anti-personel.

Spring Festival celebrations coloring new year in Beijing



Spring Festival celebrations coloring new year in Beijing

Spring festival circuit in some temple coloring Chinese New Year 2565 celebrations in Beijing on Friday .

Chinese New Year falls on January 31, 2014 also marks the arrival of spring , when the various festivals in the existing temples in Beijing .

Beijing residents usually visit the temple after stay in touch with family and friends , split red envelopes containing money called Hongbao and enjoy a dish of fruit and food symbol of prosperity , such as dim sum or jiaozi .

Most people in Beijing came temples that hold the spring festival circuit , including the temple Changdian .

At the pagoda , among other residents were treated to a dance performance to mark the entry of horses Wooden Horse Year .

Residents can also enjoy the culinary offerings and hot tea and purchase hand crafted items unique to China .

Changdian temple has some traditional Chinese antiques stores that are mostly made of jade , as well as Chinese calligraphy , and watercolor painting .

In the Ditan temple , residents are reminded again on all matters relating to the heyday of the Qing Dynasty , including through a variety of typical Chinese snacks and a special Beijing .

While the Dongyue temple was performing arts and exhibition titled " Fu " meaning good fortune .

Even more spring festival with various activities that essentially invites members of the community , especially young people , to know the history of China that has hundreds of thousands of years .

New Year celebration in the Chinese calendar calendar lasted for 15 days which closed the festival lanterns .

In addition to visiting the festival circuit in some pagoda spring , residents of Beijing and surrounding areas are also enjoying a holiday by visiting a number of attractions such as Tiananmen Square , the Forbidden City complex , and the Beijing zoo .

Some residents also enjoy the holiday by lighting firecrackers and fireworks , although with a limited number and corresponding time set by the government to reduce air pollution levels .

Festival musim semi warnai perayaan tahun baru di Beijing



Festival musim semi warnai perayaan tahun baru di Beijing

Rangkaian festival musim semi di beberapa klenteng mewarnai perayaan Tahun Baru China 2565 di Beijing, Jumat.

Tahun Baru China yang jatuh pada 31 Januari 2014 juga menandai datangnya musim semi, saat beragam festival di klenteng-klenteng yang ada di Beijing.

Warga Beijing biasanya mengunjungi klenteng setelah bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, membagi amplop merah berisi uang yang disebut hongbao serta menikmati sajian buah-buahan dan makanan simbol kemakmuran, seperti dim sum atau jiaozi.

Kebanyakan warga Beijing mendatangi klenteng-klenteng yang menggelar rangkaian festival musim semi, termasuk di antaranya Klenteng Changdian.

Di klenteng itu, warga antara lain disuguhi pertunjukkan tarian kuda untuk menandai masuknya Tahun Kuda Kayu.

Warga juga dapat menikmati sajian kuliner dan teh hangat serta membeli barang-barang kerajinan tangan khas China.

Klenteng Changdian punya beberapa toko barang antik tradisional China yang sebagian besar terbuat dari batu giok, juga kaligrafi China, dan lukisan cat air.

Di Klenteng Ditan, warga diingatkan kembali pada segala hal yang berhubungan dengan kejayaan Dinasti Qing, termasuk melalui aneka makanan kecil khas China dan Beijing khusus.

Sementara Klenteng Dongyue menggelar pertunjukan seni dan pameran bertajuk "Fu" yang artinya keberuntungan.

Masih banyak lagi festival musim semi dengan beragam aktivitas yang intinya mengajak warga masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal sejarah perjalanan China yang sudah ratusan ribu tahun.

Perayaan Tahun Baru menurut penanggalan kalender China berlangsung selama 15 hari yang ditutup festival lentera.

Selain mengunjungi rangkaian festival musim semi di beberapa klenteng, warga Beijing dan sekitarnya juga menikmati liburan dengan mengunjungi sejumlah obyek wisata seperti Lapangan Tiananmen, kompleks Kota Terlarang, dan kebun binatang Beijing.

Sebagian warga juga menikmati liburan dengan menyalakan petasan dan kembang api, meski dengan jumlah terbatas dan sesuai waktu yang ditetapkan pemerintah untuk mengurangi tingkat polusi udara.

Philippine troops attack rebels, 53 killed



Philippine troops attack rebels, 53 killed

A total of 53 people were killed in the week-long battle between the Philippine army with militants, a military official said Friday.

Three of the 53 people killed were soldiers recruited children Moro rebels.

Regional military spokesman Col. Dickson Hermoso said the attack on the members of the Bangsamoro Islamic Fighters (BIFF) on the island of Mindanao, southern Philippines led to 52 militants were killed, including children and a soldier.

"They recruit children to serve as fighters with uniforms and given firearms. When we catch them, we can not distinguish whether they are children or not," he said, as reported by AFP.

Pasukan Filipina serang gerilyawan, 53 orang tewas



Pasukan Filipina serang gerilyawan, 53 orang tewas

Sebanyak 53 orang tewas dalam pertempuran selama sepekan antara tentara Filipina dengan kelompok gerilyawan, kata seorang pejabat militer, Jumat.

Tiga dari 53 orang yang tewas adalah prajurit anak-anak yang direkrut pemberontak Moro.

Juru bicara militer regional Kolonel Dickson Hermoso mengatakan serangan terhadap para anggota kelompok Bangsamoro Islamic Fighters (BIFF) di pulau Mindanao, Filipina selatan menyebabkan 52 gerilyawan tewas termasuk anak-anak dan seorang serdadu.

"Mereka merekrut anak-anak untuk dijadikan petempur dengan mengenakan seragam dan diberikan senjata api. Ketika kami menangkap mereka, kami tidak dapat membedakan apakah mereka adalah anak-anak atau bukan," katanya, seperti dilaporkan AFP.

U.S. Secretary of State will meet the leader of the Ukrainian opposition

U.S. Secretary of State will meet the leader of the Ukrainian opposition

- U.S. Secretary of State John Kerry will meet with the leaders of the Ukrainian opposition for the first time in Germany , in an effort to show support for the pro - democracy demonstrators in Ukraine .

On the sidelines of the opening of the Munich Security Conference this weekend , Kerry would " have the opportunity to do his first meeting with a number of opposition figures in Ukraine " on Saturday , said a senior official of the U.S. State Department on Thursday ( 30/1 )

Opposition leaders are scheduled to attend , the Udar Party leader and former boxing champion Vitali Klitschko and opposition politicians Arseniy Yatsenyuk .

Kerry is also expected to meet with the pop star Ruslana was the winner of the Eurovision Singing Contest Ukraine . Ruslana has emboldened protesters in Freedom Square in recent weeks by holding a free show .

" We are optimistic that the dialogue between the government and the opposition began to bear fruit , " said the U.S. official told reporters in a telephone news conference , as reported by AFP .

" There is a question whether they can move to form a government of national unity . So they came to Munich in the midst of negotiations over whether this process of political cohesiveness may be viewed as progress . "

The official was speaking just before the plane leaves Kerry Andrews Air Force Base in his first sojourn to Berlin as part of a three- day visit to Germany .

Representatives of the Ukrainian government is also expected to be present at the Munich talks , including Foreign Minister Leonid Kozhara .

In a bilateral meeting Kerry , the U.S. will also " talk about how we support what we hope will be the return to democracy " in Ukraine

Menlu AS akan bertemu pemimpin oposisi Ukraina





Menlu AS akan bertemu pemimpin oposisi Ukraina

- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry akan bertemu dengan para pemimpin oposisi Ukraina untuk pertama kalinya di Jerman, dalam upaya menunjukkan dukungan kepada para demonstran pro-demokrasi di Ukraina.

Di sela-sela pembukaan Konferensi Keamanan Munich akhir pekan ini, Kerry akan "memiliki kesempatan untuk melakukan pertemuan pertamanya dengan sejumlah tokoh dalam oposisi Ukraina" pada Sabtu, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS, Kamis (30/1)

Para pemimpin oposisi yang dijadwalkan hadir, yakni pemimpin Partai UDAR dan mantan juara tinju Vitali Klitschko serta politisi oposisi Arseniy Yatsenyuk.

Kerry juga diharapkan untuk bertemu dengan bintang pop Ruslana yang merupakan pemenang Kontes Menyanyi Eurovision Ukraina. Ruslana telah memberi semangat para pengunjuk rasa di Lapangan Kebebasan selama beberapa pekan terakhir dengan menggelar pertunjukan gratis.

"Kami optimistis bahwa dialog antara pemerintah dan oposisi mulai berbuah," kata pejabat AS kepada wartawan dalam konferensi pers melalui telepon, seperti dilaporkan AFP.

"Ada pertanyaan apakah mereka dapat bergerak untuk membentuk pemerintahan persatuan nasional. Jadi mereka datang ke Munich di tengah-tengah perundingan proses ini mengenai apakah kekompakan politik mungkin dipandang sebagai kemajuan."

Pejabat itu berbicara tepat sebelum pesawat Kerry meninggalkan Pangkalan Angkatan Udara Andrews dalam persinggahan pertamanya ke Berlin sebagai bagian dari tiga hari kunjungan ke Jerman.

Perwakilan dari pemerintah Ukraina juga diharapkan untuk hadir di pembicaraan Munich, termasuk Menteri Luar Negeri Leonid Kozhara .

Dalam pertemuan bilateral yang dilakukan Kerry, AS juga akan "berbicara tentang bagaimana kita mendukung apa yang kita harapkan akan menjadi proses kembali ke demokrasi" di Ukraina, tambah pejabat AS tersebut.