| Persib juara Super League |
Pemain Persib Juara Super League Dapat Bonus Rp 1 Miliar dan Umrah Gratis
BANDUNG, KOMPAS.com — Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar
mengaku terharu dan bangga karena Persib menjadi juara setelah mengalahkan
Persipura Jayapura dalam laga final Indonesia Super League di Stadion Gelora
Sriwijaya, Palembang, Jumat (7/11/2014).
"Terharulah ya, kami bahagia, enggak bisa
diungkapkan dengan kata-kata," ujar Umuh kepada wartawan di Bandara Husein
Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/11/2014).
Terdengar suara Umuh serak. Umuh hampir menangis saat
berbicara di hadapan wartawan. Saking bangganya kepada tim kesayangannya itu,
sebagai manajer, Umuh akan memberikan hadiah kepada semua pemain Persib.
Umuh mengaku, pihak manajemen sudah menyediakan uang
senilai Rp 1 miliar. "Ada Rp 1 miliar dari manajemen," ujar Umuh.
Sementara itu, sebagai hadiah darinya secara pribadi,
Umuh akan mengajak semua pemain Persib untuk umrah. "Dan, saya akan
membawa semua pemain untuk umrah, pribadi saya yang akan membawa mereka
(pemain) umrah," janjinya.
Persib Bandung mengakhiri penantian selama hampir dua
dekade untuk kembali merasakan gelar juara kompetisi Liga Indonesia. Tim
berjuluk Maung Bandung ini mengangkat trofi Indonesia Super League (ISL) 2014
setelah mengalahkan juara bertahan, Persipura Jayapura, melalui drama adu
penalti.
Laga puncak kasta tertinggi sepak bola Tanah Air yang
diselenggarakan di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Jumat (7/11/2014), ini
harus diselesaikan lewat adu penalti setelah kedua tim berbagi skor 2-2 selama
waktu normal plus 2 x 15 perpanjangan waktu. Dalam adu tendangan 11 meter
tersebut, Persib unggul 5-3.
Ini menjadi gelar ketujuh Persib menjadi tim terbaik di
Indonesia. Sebelumnya, pada era Perserikatan, tim yang juga mendapat sebutan
Pangeran Biru ini pernah menjadi juara pada tahun 1939, 1961, 1986, 1990, dan
1994. Kemudian, mereka kembali menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia pada
tahun 1995.
Sejak menjadi kampiun tahun tersebut (1995), Persib
paceklik gelar meskipun mereka hampir selalu menjadi favorit. Prestasi terbaik
tim yang didirikan pada tahun 1933 ini adalah menempati peringkat ketiga ISL
pada musim 2008/09.
Penantian panjang Persib berakhir di Stadion Gelora
Sriwijaya, Palembang, Jumat (7/11/2014). Tim besutan Djadjang Nurdjaman ini
menghentikan langkah Persipura yang berambisi mempertahankan gelar ISL.
Meskipun secara statistik Persib belum pernah mengalahkan Persipura dalam 10
pertandingan terakhir, tetapi semangat Firman Utina dan kawan-kawan meruntuhkan
penghalang untuk menjadi juara.
Sempat tertinggal oleh gol cepat Persipura pada menit
keenam, Persib mampu menyamakan skor lewat gol bunuh diri Emanuel Wanggai saat
injury time sebelum turun minum. Maung Bandung balik memimpin 2-1 ketika M
Ridwan menjebol gawang Persipura pada menit ke-53, tetapi disamakan Boaz
Solossa pada menit ke-79, yang memaksa pertandingan dilanjutkan dengan babak
perpanjangan.
Tak ada gol selama tambahan 2 x 15 menit, pemenang
ditentukan lewat adu penalti. Dalam drama nan menegangkan ini, Persib menjadi
pemenang karena lima eksekutornya sukses menjalankan tugas untuk mencetak gol.
Sementara itu, di kubu Persipura, Alom gagal membuat gol karena tendangannya
bisa diblok I Made Wirawan. Persib menang 5-3.
Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bandung sudah selesai
melaksanakan rapat dan memutuskan persiapan untuk pesta rakyat dan arak-arakan
yang akan digelar pada Minggu (9/11/2014) di Bandung, Jawa Barat. Hal itu
dilakukan dalam rangka syukuran Persib Bandung yang berhasil meraih trofi
Indonesia Super League (ISL) 2014.
"Hasil rapat di pendopo barusan bahwa pesta rakyat
kemenangan Persib, rencana arak-arakan dan pesta rakyat untuk menyambut
kemenangan Persib hari Minggu tanggal 9 November 2014 mulai pukul 14.00-18.00
WIB," ujar Kepala Disbudpar Kota Bandung Herlan JS melalui siaran pers
yang diterima Kompas.com, Sabtu (8/11) malam.
Herlan mengatakan, para pemain Persib akan diarak
menggunakan bus bandros mengelilingi sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.
"Bus bandros kami sediakan dua unit, satu bus untuk para pemain Persib dan
satu lagi untuk ofisial Persib, VVIP, dan keluarga pemain (Persib)," kata
Herlan.
Menurut dia, dua bus bandros itu akan dikawal oleh mobil
polisi dan anggota Brotherhood dengan motor Harley Davidson. Lebih pastinya,
ribuan bobotoh pun akan mengawal dan mengikuti arak-arakan ini.
Kemudian, lanjut Herlan, disediakan juga mobil terbuka
yang dihias plus diisi tatabeuhan dari kecamatan-kecamatan.
"Di setiap kendaraan akan dihiasi dengan tulisan
'Persib Juara', termasuk bus bandros, akan kita hias busnya," katanya.
Para pemain Persib akan diarak mengelilingi sejumlah ruas
jalan di Kota Bandung. Adapun rutenya, yaitu start dari Cibiru - Cicaheum -
Kiara Condong - Flyover Kircon - Jalan Gatot Subroto - Jalan Asia Afrika -
Jalan Sudirman - Jalan Rajawali - Jalan Pajajaran - Jalan Merdeka - Jalan
Lembong - Jalan Kosambi - Jalan A Yani - Jalan Supratman.
"Finis di lapangan Gasibu," tambahnya.
Di Lapangan Gasibu akan digelar pesta rakyat. Adapun
acaranya, di antaranya musik hiburan, tumpangan pelepasan lampion, dan doa bersama.
"Lokasi panggung di depan Gedung Sate,"
ujarnya.
Keberhasilan Persib Bandung menjadi juara Indonesia Super
League (ISL) 2014 menuai banyak tanggapan positif di dunia maya.
Di Twitter, hashtag #PersibJuara menjadi trending topic
teratas di seluruh Indonesia. Sampai berita ini ditayangkan, hashtag tersebut
juga menjadi favorit di berbagai kota besar Indonesia.
Seperti salah satu akun dengan nama Si Pangeran Biru
(@persib) yang ikut mencantumkan hashtag tersebut dalam perayaan kemenangan
Persib.
"Menang dramatis, Persib juara ISL 2014
#PersibJuara," sebut akun tersebut.
Persib memastikan menjadi juara ISL 2014 setelah menang
atas Persipura Jayapura lewat adu penalti dengan skor 5-3. Sebelumnya, pada
waktu normal 90 menit ditambah babak perpanjangan waktu, Persib dan Persipura
berbagi skor 2-2.
Persipura sempat unggul melalui gol Ian Louis Kabes pada
menit ke-5. Persib menyamakan kedudukan jelang babak pertama berakhir lewat gol
bunuh diri Immanuel Wanggai.
Persib gantian memimpin pada menit ke-52. Namun, Boaz
Solossa memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu melalui golnya pada
menit ke-79.
No comments:
Post a Comment